Posted on

Kok Sering Bench press , tapi Hasil Belum Maksimal?

Kok Sering Bench Press Tapi Hasil Belum Maksimal

Bench press adalah salatu satu variasi latihan untuk otot dada. Bench press apabila dilihat sepintas adalah gerakan latihan yang mudah, anda berbaring di papan bench kemudian anda mulai mengangkat beban menggunakan fitness bar kemudian menggerakannya naik turun. Namun sudahkah anda menyadari apakah gerakan bench press yang anda lakukan sudah benar?

Keselahan- Kesalahan saat melakukan Bench Press

Berikut 5 kesalahan yang sering terjadi saat melakukan bench press:

1. Mengangkat Pinggul saat Mulai Mengangkat Beban

Mengangkat Pinggul dari Papan Bench saat Mulai Mengangkat Beban

Pada saat melakukan angkatan, badan anda beserta pinggul anda harus menempel rapat pada papan bench untuk menghindari cedera fatal. Namun terkadang anda memaksakan diri dalam mengangkat beban sehingga memaksa untuk menambah tenaga dengan mengangkat pinggul anda. Hal ini membuat tubuh anda jadi melengkung, apabila tidak segera diperbaiki maka akan menjadi kebiasaan. Posisi ini akan memberikan tekanan yang berlebih pada area punggung dan bahu anda yang bisa menimbulkan resiko cedera yang sangat fatal di kedua area vital tersebut.

Memantulkan Fitness Bar ke Bagian Dada

Memantulkan Fitness Bar ke Bagian Dada

Gerakan ini sering terjadi pada saat bench press, dan selalu menjadi kebiasaan. Apabila gerakan ini terus dilakukan yang anda akan rasakan adalah sakit dibagian dada karena pantulan tersebut. Kemudian otot dada anda tidak akan berkembang sama sekali karena tidak ada kontraksi yang merangsang pertumbuhan otot dengan gerakan seperti itu.

Gerakan yang benar saat bench press ialah pada saat anda menurunkan beban ke bagian dada, lakukan secara perlahan dan rasakan kontraksi pada bagian dada. Sentuhkan  fitness bar ke bagian dada namun tidak dipantulkan untuk mencapai posisi maksimal, kemudian naikkan beban dengan gerakan lebih cepat daripada pada saat turun. Penjelasan mudahnya gerakan turun 2 detik, gerakan naik 1 detik. Cara ini akan lebih merangsang otot dada untuk berkontraksi maksimal.

Spotter Terlalu Banyak Memberikan Bantuan

Spotter Terlalu Banyak Memberikan BantuanMemiliki sparing partner saat fitness memang sangat menyenangkan dan sangat memotivasi. Namun untuk memilih sparing partner pilihlah yang mengerti tehnik dalam menjadi sparing partner. Kita ambil contoh dalam bench press, terkadang pada saat kita mulai mengangkat beban yang lebih berat daripada biasanya kita minta partner untuk menjaga dan membantu. Tapi yang tejadi malah partner kita lebih banyak mengangkat dengan tenaganya daripada memakai tenaga kita sendiri. Pastikan partner anda mengetahui kemampuan dan keinginan anda.

Penempatan Bahu yang Salah

Penempatan Bahu yang SalahGerakan bahu yang benar saat bench press bahu harus slalu berada di posisi bawah atau belakang. Kesalahan yang sering terjadi adalah pada saat mengangkat anda menaikkan bahu anda sampai maksimal. Hal ini hanya akan mematikan kontraksi otot dada dan memberi kontraksi ke bagian bahu, sehingga yang lebih berkembang adalah otot bahu daripada otot dada. Tidak hanya itu, cara tersebut juga bisa mengakibatkan cedera pada bahu karena bahu mendapat tekanan berlebih. Apabila anda yang selalu mengeluh bahu anda sakit setelah melakukan bench press, bisa jadi anda sudah melakukan kesalahan ini. perhatikan posisi bahu anda saat melakukan angkatan bench press.

Tidak Menurunkan Fitness Bar Sampai ke Batas Maksimal

 

Tidak Menurunkan Fitness Bar Sampai ke Batas Maksimal

Gerakan yang ideal untuk bench press adalah pada saat menurunkan beban adalah sampai menyentuh bagian dada anda. Tapi yang selalu terjadi anda hanya menurunkan setengahnya saja tidak sampai menyentuh dada, bahkan hanya turun sedikit dari posisi awal kemudian naik lagi. Gerakan ini adalah gerakan salah dan gerakan sia-sia karena otot dada tidak mendapat kontraksi maksimal bahkan bisa mengakibatkan cedera pada bagina bahu karena bahu harus mendapat tekanan berlebih dari beban.

Credit : Programfitness.com

singlet gym , singlet pria , singlet fitness cowo , singlet fitness keren , singlet gym pria olahraga , lekbong gym , lekbong fitness , kaos fitness , kaos gym , baju fitness , baju pria , baju cowo , kaos pria , kaos keren , kaos bodyfit , kaos fitness pria , kaos fitnes cowo , kaos fitnes , kaosfitnes , kaosgym , bajufitnes , bajupria , bajucowo , bajugym , baju pria keren , kaos bodyfitness , kaos setrit , kaos slimfit , kaos gym keren , kaos fitness bodyfit , kaos superhero , kaos underarmour , kaos nike , kaos pria keren , grosir kaos fitness , pusat bajufitness , pusat baju fitnes , pusat kaos fitnes , distributor kaos fitnes , distributor kaos gym , distributor kaos bodyfit , kaos gym pria , grosir singlet , grosir baju , pusat kaos pria , grosir kaos pria , distributor kaos pria , distributor kaos gym , kaosfitness , kaos olahraga pria , kaos olahraga , baju olahraga , bajuolahraga , baju olahraga pria , baju gym pria , baju olahraga fitness , baju olahraga fitnes , baju angkat beban , baju gym grosir , fitness apparel , perlengkapan gym , siladamas store , baju fitness Jakarta , bajufitnesjakarta , baju fitnes Jakarta , baju fitness Indonesia , Indonesia fitness , indofitness , indogym ,info fitnes , info body contest , model fitness pria , model fitness , pria fitness , cowo gym , cowo fitness , sweater fitness , legging gym , celana jogger , celana fitness , polo pria , kaos kerah pria , kaos polo pria , tangan panjang pria , long sleeve pria , kaos tangan panjang , distributor kaos tangan panjang , kaos tangan panjang murah , kaos fitness murah , kaos fitnes murah , kaos gym murah , kaos gym grosir , distributor kaos murah , supplier kaos murah , pusat kaos murah , kaos oblong murah , kaos adem murah , kaos gym adem , kaos nyaman , kaos murah Jakarta , kaos Jakarta , kaos polos , singlet polos. Jual Polo shirt, kaos polo murah, Kaos fitness cowo, singlet gym cowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *